Langsung ke konten utama

Kutantang Gaya Mudamu dengan Dare To Be You with Asus VivoBook S14 S433

Yippi..yey..yey...
Akhirnya setelah ditunggu sekian lama, Asus VivoBook S14 S433 hadir di kalangan penggemar teknologi sebagai laptop yang memberikan pengalaman baru dan menyenangkan. Ah, pasti sama dengan laptop yang lain, nothing special. Dengerin dulu deh, mahasiswa pasti seneng nih jika ke kampus bawa laptop Asus VivoBook S14 S433. Warnanya ada empat pilihan yaitu, Indie Black, Gaia Green, Dreamy Silver, dan Resolute Red. Udah gitu, modelnya trendy dan ga ketinggalan zaman. Penasaran nih dengan performanya, kakak. Terus kalau harus presentasi di depan kelas juga ga malu-maluin, kan? Pernah tahu processor yang paling banyak dipakai penduduk dunia yaitu processor intel core dengan edisi terbaru yaitu Intel Core 10 th generation. Sangat mumpuni jika laptop digunakan untuk presentasi dan mengerjakan tugas kampus. Saat presentasi, kadang kita takut kehabisan baterai karena butuh waktu lama di depan dan ngerasa malu aja kalo laptop bolak-balik di-charge. Ih, itu mah masa lalu. Sekarang, Asus VivoBook S14 S433 ini hemat daya. Cepat pula nge-chargenya karena dilengkapi teknologi fast charging.Jadi, udah ga malu-maluin lagi, gengs. Resiko lain yang biasa saat kita berada di kampus yaitu khawatir laptop kita yang lagi buat ngerjain tugas tiba-tiba dipake temen main game. Itu yang bikin sebel gila. Tenang, laptop Asus VIvo Book S14 S433 dibekali dengan sensor sidik jari. Wiiii kerennya kebangetan, cuy. Laptop kamu jadi aman senyaman-nyamannya. Ga ada lagi temen laki-laki yang tiba -tiba dateng dan ngerebut laptop kerenmu dan menggunakannya tanpa izin karena sistem keamanannya ya ada di tangan kamu. Yang lebih cihuy lagi, foto login dipasang dengan Windows Hello. Bagaimana sih penampakannya? Ini dia.
Sudah lihat gambar di atas. Keren, kan. Layar VivoBook S14 S433 bisa dibuka hingga sudut pandang lebar yaitu 178 derajat. Di atas langit ada langit. Nah, laptop ini adalah berada pada langit -langit laptop yang diidamkan generasi milenial. Sure, yes i am. Jika kalian pantengin bodi-nya, VivoBook S14 S433 juga memiliki ukuran yang compact atau pas. Jika dibandingkan dengan laptop berlayar 14 inci lainnya VivoBook S14 S433 berukuran lebih mungil. Bagi cewek yang ke kampus pakai tas kecil, laptop ini bisa disimpan dijejerin dengan make-up dan buku diktat. Warnanya yang bagus juga bakal matching dengan outfit of the day kalian. This is Mangstab pol, sis. Teknologi NanoEdge Display, sis. Jawabannya. Teknologi ini bikin layar eksklusif serta menghadirkan bezel yang sangat tipis. Hasilnya adalah screen-to-body ratio hingga 85 persen dan ukuran keseluruhan bodi yang lebih kecil. NanoEdge Display membuat layar terkesan lebih lebar dan konten yang disajikan lebih garang. Tatara..tarara....Terereng..tererengg..... kalau seperti ini bentukannya ditempeli stiker desain Muchlis Facri alias Muklay ini semakin Hot dan Gress di tanganmu. Keren, Cool, menarik dan Milik Kamu. Iya, pasti bakal jadi milik kamu karena produk Asus VivoBook S14 S433 akan segera diluncurkan.
ini nih bentukan karya Muchlis Fahri. Doodle cantik ini menghias di laptop kamu pasti semakin super duper crazy in love,,,, uwu acucuuu... Bergaya dengan laptop Asus VIvo Book S14 S433 ke kampus atau dipakai BDR pun tetap asik... Powernya dan performanya full aksi dan mendukung aktivitas kamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2013 telah lewat, ukiran pengalaman tercatat

Rayuan Pantai di Banten Selatan Pada bulan Maret 2013 lalu, Kepala Kantor tempatku bekerja mengajak beberapa staf untuk menghadiri acara amal di kabupaten Lebak bagian selatan yaitu di kecamatan Bayah. Semua staf sebenarnya diajak ikut serta tetapi hanya 3 orang yang akhirnya berangkat ke sana. Pimpinanku, Ibu Ovy, pak Nondi, aku, dan mas Pian sebagai sopir kantor.Kami berangkat dari kota Serang menuju ujung selatan provinsi Banten. Sebenarnya, tujuan utama perjalanan itu adalah menghadiri sebuah acara pemberian bantuan buku untuk taman bacaan masyarakat setempat. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Aku dan tiga rekan kantor ingin tahu letak pantai Sawarna. Pantai yang membuat kami penasaran, saya sering mendengar dari teman-teman yang telah mengunjungi pantai Sawarna. Kabar yang saya dengar, pantai itu masih perawan dan sangat indah. Pantai yang terletak di Banten Selatan itu sering dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara. Rasa ingin tahu itulah yang membuatku mau unt...

Pemancing di pagi losari

Kusapa dia yang sedang memainkan senar dan kayu sebagai pancing. Dia seorang lelaki tua yang memancing di dermaga penyewaan perahu bebek pantai losari.orang tua itu mengacuhkanku dan kami memulai percakapan singkat. Dia berbincang tentang keberhasilan pengelolaan kota makassar yang telah dimulai oleh walikota makassar danny membuat kawasan pantai menjadi berkembang dan tampak modern.sekali lagi, ini adalah pendapat jujur masyarakat setempat.mmeskipun, sebagai pendatang menyayangkan reklamasi pantai.tapi bagi penduduk lokal, kemajuan ini sangatlah membanggakan. Dia membanggakan keputusan politis sang walikota dan mendukungnya. That impress me, ya kitalah sang pemilik kota, kota yang bercahaya itu, kota yang menyiarkan kemegahan, kebanggaan, serta keluhuran yang merupakan kebanggaan sang negari bahari. Pada pukul setengah delapan pagi, kapal kapal dari pulau sekitar datang ke makassar untuk belanja dan balik sekitar pukul11 siang.

#SuamiIstriMasak Kolaborasi Padukan Budaya

Saya berasal dari Jawa Timur sedangkan suami berasal dari Serang, Banten. Bagi kami, setiap hari memasak adalah sebuah media pertukaran budaya. Berawal dengan adaptasi terhadap bahan memasak yang berbeda. Misalnya, keluwek untuk memasak rawon yang susah ditemui di pasar Rau, Serang sehingga saya susah membuat rawon yang enak. Suami beradaptasi dengan cita rasa asin dan pedas khas Jawa Timur. Saya beradaptasi dengan kulit melinjo tangkil . Dalam pengetahuan saya sebelumnya, kulit melinjo di Jawa Timur selalu dibuang. Di serang, kulit melinjo diolah sebagai masakan rumahan. Selain itu, Jengkol juga makanan yang baru saya ketahui setelah pindah ke Serang. Di Jawa Timur, makanan terbuat dari bahan jengkol sangat jarang dan pohonnya pun tidak banyak. Pernikahan itu sendiri adalah proses saling beradaptasi terutama di bidang masakan dan bagaimana budaya menyatu di atas piring. Oleh karena itu, kolaborasi memasak dengan suami sangat penting. Kolaborasi memasak selain menghasilkan keru...